DayCare Membantu Anak Lebih Percaya Diri dan Mandiri

on
Rabu, 18 Juli 2018


Hai Ayah, Bunda! Ngerasain juga nggak, Di  Bulan Juli ini banyak moment-moment bahagia? Khususnya bagi para orang tua yang anak-anaknya mulai bersekolah di tahun ajaran baru tahun ini seperti saya. Alhamdulillah, bulan ini si Kakak mulai bersekolah di Taman Kanak-Kanak (TK).

Tanggal 16 Juli kemarin, menjadi hari pertama saya mengantar si Kakak sambil menemani semua aktivitasnya di sekolah. Selama 2 jam lebih saya berada di areal sekolah sambil menggendong si Adek. Betah dan bahagia, serta terselip perasaan bangga melihat si Kakak yang sedang bermain bersama temannya yang sama-sama mengenakan seragam sekolah. Demi mengantar dan nungguin si Kakak masuk sekolah di hari pertamanya, saya ambil cuti di tempat kerja.

Bagi saya, hari pertama sangat penting untuk kita sebagai orang tua ikut menemani. Karena di hari pertama itu, kita bisa ikut mengenal lingkungan sekolahnya seperti; ruang kelas, guru, teman-teman, sesama wali murid, serta hal-hal baru lainnya tentang sekolah si anak. Jadi besok kalau si Kakak cerita tentang pengalamannya di sekolah, saya nyambung dan bisa ngebayanginnya. Maklum, ijin cuti hanya di hari pertama aja. Selebihnya, hanya bisa antar dan pulangnya akan langsung dijemput oleh mbak di DayCare nya.

Lho? Iya, meskipun sudah bersekolah Tk si Kakak masih tetap di DayCare, bareng sama Adeknya. Karena saya dan suami sama-sama kerja, jadi DayCare pilihan terbaik bagi kami.


Baca Juga : Ketika Pra Sekolah Membuat Si Todler Menjadi Mandiri dan Pintar


Sudah sejak usia 1 tahun, si Kakak saya titipin sekolahin di DayCare. Dan saat ini, usianya sudah 4 tahun 5 bulan. Alhamdulillah, baik-baik saja bahkan lebih mandiri dan percaya diri. Pengalamannya selama 3 tahun di DayCare menjadi bekal untuk si Kakak bersekolah Tk. Terbukti di hari pertama sekolah, dia menunjukkan bahwa dia memang sudah siap bersekolah.

Di hari kedua, sudah nggak minta ditungguin lagi. Meskipun sebagai ibunya, saya pengennya selalu nungguin di depan kelas sampai dia pulang, ingin selalu ada saat dia membutuhkan, pokoknya ingin selalu jadi orang nomer satu bagi dia. Tetapi kalau kita sebagai orang tuanya nggak percaya dan nggak ikhlas sama pihak sekolah, gimana si anak bisa benar-benar mandiri. Ya Kann?

Lingkungan dan kebiasaan juga mempengaruhi sikap mandiri dan kepercayaan diri sang anak. Meskipun nggak semua orang tua setuju anak dititipkan di DayCare, tetapi saya pribadi sangat terbantu dengan adanya DayCare. Selain lebih percaya diri dan mandiri, anak juga cepat dalam bersosialisasi.

Anak-anak dipercayakan ke DayCare bukan karena orang tua nggak sayang ataupun nggak perhatian. Tetapi karena setiap orang tua memiliki cara pandang yang berbeda dan setiap keluarga mempunyai kebutuhan dan impiannya masing-masing. Terimakasih DayCare, karena dukunganmu si Kakak sudah siap untuk bersekolah Tk dari hari pertamanya.

Gimana Ayah, Bunda! Ada yang anaknya dari kecil di DayCare juga? Atau ada yang sedang menikmati moment sama seperti saya? Bagi cerita yuuk.



Salam Cinta,
Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Terima kasih sudah berkenan mengunjungi Sarah Yasmin's Blog, dan meninggalkan jejak komentar disini.
Silahkan tinggalkan link blog kalian, agar aku bisa berkunjung balik.

Salam ❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature