Jarak Ideal Usia Kakak dan Adik

on
Jumat, 10 Maret 2017


Hai Ayah dan Bunda !
Memiliki buah hati dari sebuah pernikahan tentulah hal yang didambakan oleh semua orang. Anak merupakan anugerah terindah yang diberikan Tuhan untuk pasangan suami istri. Di usia anak saya yang sudah menginjak 3 tahun atau biasa disebut balita ini ingin rasanya untuk memberikannya adik (*hehe). Menurut para Bunda, berapa tahun jarak yang ideal antara kakak dan adik?

Boleh dibaca juga : Sudah lulus dari toddler, kini memasuki masa prasekolah

Menurut saya, hamil disaat anak pertama berusia antara 3 - 4 tahun adalah jarak yang ideal. Ada beberapa keuntungan memiliki anak di jarak usia tersebut, salah satunya ritme hidup kita sebagai orang tua akan lebih santai dibandingkan orang tua lainnya yang memiliki anak dengan jarak usia 1 -2 tahun. Juga akan lebih banyak waktu yang kita miliki untuk memperhatikan anak satu persatu.

Dan bagi sang kakak, akan lebih mudah menerima kehadiran sang adik dengan jarak 3 - 4 tahun tersebut. Selama 3 - 4 tahun sang kakak sudah cukup mendapatkan kasih sayang ekslusif dari orang tuanya sebagai anak tunggal. Besar kemungkinan dia tidak akan terancam dengan kehadiran sang adik. Justru sang kakak akan menempatkan posisi menjadi pembimbing adiknya. Semoga anak pertama saya (red*Iman) juga begitu nantinya, semoga Iman siap menjadi kakak yang baik bagi adiknya. Setiap dikasih pertanyaan mau punya adik cewek atau cowok nak? "Cewek, dua bunda" begitu terus jawabannya. Saya dan ayahnya hanya meng-Aminkan saja, karena Allah lah sang Maha Pencipta. :)

Diperbedaan usia seperti itu, kecil kemungkinan pertengkaran antar anak karena sang kakak sudah mengerti akan kelembutan dan kasih sayang untuk adiknya. Sang kakak justru akan menjaga adiknya agar terhindar dari gangguan apapun. Oya bunda, kita jadi bisa punya asisten untuk menjaga sang adik lho, hehehe. Dengan jarak usia terpaut 3 - 4 tahun tersebut, maka tahap perkembangan pun akan berbeda. Ketertarikan akan suatu mainan/permainan antara sang kakak dan adik juga pasti lain. Disaat sang kakak sedang sibuk menyusun puzzle/lego, sang adik justru sedang asyik berusaha memasukkannya di dalam mulut.

Alasan lainnya mengapa saya bilang ideal hamil disaat sang kakak berusia 3 - 4 tahun, adalah karena di usia tersebut umumnya anak sudah bisa tidur sendiri. Jadi bunda sudah bisa merasakan rasanya tidur lelap bersama di malam hari. Serta kita sebagai orang tua tidak perlu khawatir, karena di usia tersebut anak sudah tidak memerlukan ASI lagi. Sehingga tidak ada perasaan bersalah apabila sebelum usia 2 tahun kita harus berhenti memberikan ASI karena kita sedang mengandung.

Eits, bukan berarti dengan pendapat saya di tulisan ini lantas saya menganggap usia kakak dan adik dengan jarak 1 - 2 tahun ataupun di atas 5 tahun tidak ideal ya bunda. Perbedaan jarak usia 1 - 2 tahun justru artinya kerepotan merawat bayi akan lebih cepat berakhir. Bahkan urusan popok, susu, dan kebutuhan bayi lainnya tidak perlu diulang lagi apabila ayah dan bunda tidak berencana memiliki buah hati yang selanjutnya. Dan apabila jarak usia diatas 5 tahun, besar kemungkinan sang kakak akan sangat membantu bunda untuk menjaga adiknya.

Tapi kembali lagi pada niat awal, pinginnya hamil di usia Iman yang ke 3 tahun, agar saat usianya kurang lebih 4 tahun dia sudah  mendapatkan seorang adik kecil. Sekarang usia Iman 3 tahun lebih 1 bulan. Semoga disegerakan oleh Sang Pencipta ya nak. Sebagai manusia kita boleh berharap, beusaha, dan berdoa, tetapi hasil akhirnya hanya Allah lah Sang Penentu Segala-Nya.

Gimana ayah, bunda? Setuju, usia 3 - 4 tahun adalah jarak yang ideal untuk memberikan sang kakak seorang adik yang lucu dan mungil. Tapi berapapun jarak usia kakak dan adik yang sudah kita rencanakan, semua prosesnya tergantung sejauh mana kita siap dalam fisik, mental, serta emosional. Berapapun jarak usianya, tetap akan ada masalah-masalah kecil yang menghampiri. Bukankah ini semua adalah bagian dari pembelajaran kita untuk "gelar" yang kita miliki sebagai orangtua, ayah dan ibu.

*Bali, ditulis saat kedua lelaki sudah tertidur lelap dan sekarang mau ikut menyusul mereka :D
5 komentar on "Jarak Ideal Usia Kakak dan Adik "
  1. Kalau aku dan kakakku cuma beda 1 tahun aja usia nya, kalo dengan adikku 2 tahun hihi kebayang gimana mungil2nya kami waktu itu saat diurus ortu, memang sih sebaiknya harus ada jarak idel biar kakak nya mengerti punya adik dan gak menganggap rival ya ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihiii, pada imutt-imuut mestii yaaa :D
      Belum lagi kalau berantem, nangis satu, nangis semua :D
      Iyya mb, sebaiknya memang ada interval yang ideal. Tapi berappun jaraknya, yg terpenting bagiamana kita sbg orang tua memberikan pengertian...

      Hapus
    2. Hihiii, pada imutt-imuut mestii yaaa :D
      Belum lagi kalau berantem, nangis satu, nangis semua :D
      Iyya mb, sebaiknya memang ada interval yang ideal. Tapi berappun jaraknya, yg terpenting bagiamana kita sbg orang tua memberikan pengertian...

      Hapus
  2. Sulung saya jaraknya 5 tahun dari adiknya. Lalu yang tegah dengan yang bungsu jaraknya 3 tahun. Si bungsu usiaya 7 tahun. Pertanyaannya, berapakah umur si sulung? *Lho? hehe*

    Rumah saya rame, Mbak. Kalau tiga2 ada, masih sering bertengkar. Soalnya yang sulung cowok dan anaknya jail. Tapi kalau salah satu tidak ada, mereka saling cari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah 15 tahun ya usianya si sulung (*maaf kalau salah nebak ya mbak, hihi)

      Iyya memang begitu namanya saudara, kalau lagi barengan, suka ribut dan berantem. Tapi kalau nggak ada, pada saling cari.
      Malah yang rame begitu asyiik mbak, apalagi kalau sudah pada besar semua, you will miss this moment ya mbak :)

      Semoga saya bisa punya 3 anak seperti mbak ya :D :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkenan mengunjungi Sarah Yasmin's Blog, dan meninggalkan jejak komentar disini.
Silahkan tinggalkan link blog kalian, agar aku bisa berkunjung balik.

Salam ❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature