Etika Dalam Bermedia Sosial

on
Minggu, 05 Maret 2017
Pict : RCPMarketing
Setiap pagi, sebelum dapat berita dari Sosmed, sangat bagus baca dulu berita dari Tuhan. Berita dari Tuhan? Iyya, Al-Qur'an adalah berita dari Allah Swt. Setiap yang terjadi di dalam hidup ini adalah skenario dari Allah, jadi apapun masalah ataupun berita yang muncul di muka bumi ini pastilah sudah Allah berikan jawabannya di dalam firman-NYA (Al-Qur'an). Jadi disaat membaca berita sosmed, sudah nggak baper lagi kaan!? InshaAllah ya...

*******  
Kali ini mau bahas mengenai Etika dalam bermedia sosial. Dalam menggunakan sosial media (red*sosmed), ada baiknya kita juga harus memperhatikan etika dalam menggunakan sosmed tersebut. Dilihat dari namanya saja sudah "sosial" yang artinya sosmed adalah wadah atau media komunikasi yang dapat dilihat oleh banyak orang. Baik buruknya ber-sosmed, tergantung pada masing-masing para pengguna.

Ppssstt, tapi jangan suka baper kalau lagi buka sosmed. Namanya juga sosmed, tidak sedikit yang menggunakan media komunikasi ini. Dan tidak semua pengguna memperhatikan etika dalam ber-sosmed. Sosmed itu adalah tempat curhat, adalah tempat gossip, adalah tempat huruf "A" sampai "Z" berkolaborasi menjadi rangkaian kata dan kalimat. Indah atau tidaknya sebuah kalimat untuk dibaca, juga tergantung pemakaian kosakata dari sang user sendiri.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam ber-sosmed (menurut saya lho) :
ETIKA DALAM BERKOMUNIKASI
Sebaiknya dalam berkomunikasi, kita menggunakan kata-kata yang sopan dan layak dalam semua akun-akun yang kita miliki di sosial media. Pada jaman sekarang ini, tidak sedikit kata-kata kasar yang kita jumpai dalam percakapan antar sesama pengguna sosmed. Padahal melalui sosmed kita bisa menemukan teman-teman baru yang banyak. Sosmed itu mampu mendekatkan yang jauh, mampu mempererat yang dekat dan jangan sampai membuat yang jauh dan dekat menjadi musuh hanya karena tulisan kita.

HINDARI SARA & PORNOGRAFI
Alangkah indahnya setiap hari membuka sosmed, apabila tidak ada unsur SARA dan Pornografi. Penyebaran unsur SARA & Pornografi akan menimbulkan konflik antar pengguna sosmed di jagat raya ini. Ayo, mari kita wujudkan Indonesia bersosial media yang sehat.

KALAU MAU SHARE BERITA, CEK DULU KEBENARANNYA
Hal ini nih yang paling sering diabaikan. Asal judulnya sudah sesuai dengan pikiran kita, main langsung klik share tanpa mencari data dan fakta atas kebenaran berita tersebut. Terlebih kalau sudah masalah menjatuhkan/menjelekkan nama orang, brand, atau suatu golongan yang tidak kita sukai. Dalam hal ini, pengguna sosmed diharuskan cerdas dalam menangkap sebuah informasi. Terlebih apabila user ingin ikut memberikan opini atas berita tersebut, harus dicek dulu fakta dan kebenarannya ya.

HINDARI SOSMED KALAU SEDANG EMOSI
Sebenarnya yang ini pun tidak bisa saya lakukan. Kalau sedang emosi, malah lebih suka scrolling hp/laptop tanpa kenal waktu, hehehe. Mungkin lebih tepatnya bukan sosmed nya yang dihindari, tetapi update statusnya yang dihindari. Sehari saja tidak lihat timeline sosmed, bisa ketinggalan berita saya lho (*eh)
Meskipun sedang emosi, sebaiknya kata-kata yang kita tulis di sosmed yang kita miliki terhindar dari kata-kata kasar. Tidak dipungkiri, sifat dan karakter kita bisa terlihat dari akun sosmed yang kita miliki. Nah hayoo, coba scroll ke bawah deh di timeline sosmed yang kita miliki, untuk mengingat lagi seberapa lebay bijak kita bersosmed :D

UPLOAD FOTO/GAMBAR YANG SOPAN
Ada baiknya apabila akan upload foto/gambar, dilihat dulu apakah gambarnya pantas untuk dilihat khalayak ramai. Kalau mau upload foto diri sendiri sih sudah pasti yang terbaik dong ya. Tetapi apabila akan upload foto orang lain, terlebih foto yang judulnya berisi kata "korban", sebaiknya kita blur terlebih dahulu. Intinya kalau mau upload foto yang sekiranya tidak pantas, ada baiknya di edit terlebih dahulu. Dan lebih bagus lagi kita tidak perlu upload foto-foto yang tidak layak dikonsumsi umum.

MENGHARGAI HASIL KARYA ORANG LAIN 
Ini yang terakhir, ada baiknya kita selalu menghargai hasilkarya orang lain. Disaat kita share tulisan, foto, ataupun video, akan lebih baik apabila kita mencantumkan sumber informasinya. Hal itu berguna sebagai bentuk penghargaan atas karya orang lain tersebut. Jadi, kita tidak asal copy paste tanpa memberikan informasi dari karya orang lain tersebut. Coba bagaimana perasaan kita, saat membuat status berupa tulisan, gambar, ataupun video kemudian di share oleh orang lain dengan menyertakan identitas kita sebagai pemilik status tersebut!? Senang dong ya :D
Bijaklah dalam menggunakan sosial media. Ambil manfaat sebanyak-banyaknya dengan bersosial media yang baik dan benar. Temukan banyak teman, dan jangan mencari lawan. Ayo, kita ciptakan Indonesia bermedia sosial yang sehat.

*Salam dari Mama Muda di Pulau Dewata (*he) 
6 komentar on "Etika Dalam Bermedia Sosial"
  1. bener banget ya mba ga boleh emosi hehehe malah jadi dosa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya mbk Fika, semakin banyak scroll jadi semakin banyak dosa jadinya kalau pakai emosi :D

      Hapus
  2. Makin ke sini, sosmed mmg lg maknyonyor bgd, dan mmg perlu adanya yg namanya etika bersosmed, byr sosmedan nya lbh berkualitas lah mbk ya,
    Nice share, :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak, semakin kesini semakin banyak perpecahan gara-gara sosmed, sedih ngeliatnya :(
      Makasii lho mb Inda sudah mau mampir dan ninggalin comment di blog aku ini yang apalah-apalah :)

      Hapus
  3. Socmed nih racun banget deh. Meski timeline lagi panas n nyebelin ya tetep aja tergoda buka-buka 😢😢

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyya betul, Racun yang bikin nagih ya mb :D saya pun begitu :)
      Sebenernya sosmed ini bisa jadi racun tetapi juga bisa jadi obat, tergantung user masing-masing :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkenan mengunjungi Sarah Yasmin's Blog, dan meninggalkan jejak komentar disini.
Silahkan tinggalkan link blog kalian, agar aku bisa berkunjung balik.

Salam ❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature