Nikah Muda itu Keren (menurut saya pribadi)

on
Minggu, 14 Agustus 2016

Hallo !!


Sudah Hampir 2 minggu ini pada heboh ngebahas pernikahan dari anak salah satu  ustad ternama di Indonesia, Arifin Ilham.  Apalagi  mengingat usianya yang masih 17 tahun, makin heboh deh pembahasannya !


Pernikahan  Muhammad Alvin Faiz dengan gadis mualaf yang bernama Larissa Chou memang sempat menjadi trending topik. Kebanyakan sih memberi  pujian, apalagi  Alvin Faiz mampu mengajak Larissa memeluk Islam. Tapi gak sedikit juga yang memberikan kritik, eits! bukan karena gak setuju sama Alvin dan Larissa nya ya tapi lebih ke usianya. Yups, banyak pro kontra mengenai nikah muda.








Oya eniweiii, ada yang diundang atau hadir gak sih di pernikahan Alvin dan Larissa!? Adik kandung saya hadir juga lho! Lha ngapain hadir? Ya gimana mau nggak hadir siih, soalnya adik saya salah satu pengajar di Az-Zikra, itu loh majelis Az-Zikra milik Ustad Arifin Ilham, yang berlokasi di Sentul Bogor Jawa Barat. Ada yang tau nggak yang mana adik saya di foto itu..hehhe


Yaudah siih, sebenernya bukan mau bahas mengenai  bagaimana pernikahan si Alvin dan Larissa, apalagi bahas hadirnya adik saya di pernikahan mereka, disini saya hanya mau bahas opini saya mengenai  Nikah Muda aja siih.  Gitu aja belibet yaa..hehehe


NIKAH MUDA
Menikah muda itu keren lho! Menikah muda itu membuat kita lebih dewasa dan bertanggung jawab kepada hidup. Kok bisa? Ya iyalah, masak udah nikah masih tetap minta uang sama orang tua.(malu dong) lol. Itu sebabnya kita akan  lebih mandiri dan tidak mengandalkan orang tua lagi.  Disanalah kenikmatan berumah tangga, saat semuanya berawal dari nol dan tahap demi tahap kita dan suami  bisa membangunnya sedikit demi sedikit. Yakinlah, Allah tidak selalu memberi apa yang kita minta, tapi pasti memberi apa yang kita butuhkan. Saya menikah di usia 22 tahun, meskipun nggak terlalu muda ya, tapi saya benar-benar merasakan apa itu arti perjuangan dan kerja keras. Benar-benar dimulai dari zero alias nothing.


KAPAN MENIKAH
Menikah adalah suatu keputusan besar dalam kehidupan kita. Akan banyak pertimbangan yang kita pikirkan sebelum menikah, karena menikah bukan hanya menyatukan dua orang yang saling mencintai, melainkan dua keluarga yang tidak saling mengenal sebelumnya.  Menikah itu wajib, tapi untuk masalah waktu, muda ataupun nggak muda itu semua urusan Allah, kita sebagai hambanya hanya wajib beikhtiar saja.


SETIAP PERNIKAHAN PASTI AKAN ADA MASALAH, GAK PEDULI KAPAN MENIKAHNYA

Gak sedikit yang bilang, kalau menikah muda biasanya cepat bercerai, karena emosi dari masing-masing sangatlah kuat dan masih mementingkan ego sendiri. Bagi saya, itu SALAH ! Kenapa? Karena kapanpun kamu menikah, di saat muda atu enggak muda, masalah itu akan selalu ada. Coba bayangkan  kalau rumah tangga kita muluss aja kayak jalan tol ! Kita nggak akan mengerti arti kesabaran, kerja keras,  saling memahami, dan saling memaafkan. Serta kita tidak akan mengerti arti penantian doa dan harapan, karena dengan adanya masalah, akan semakin membuat kita mendekatkan diri dengan sang Pencipta.


NIKAH MUDA ITU ENAK, PACARAN TAPI HALAL
Yup, nikah muda itu bisa membuat hubungan kita masih seperti pacaran, cuman bedanya sudah halal. Masih bisa pergi ke bioskop atau kemana aja berduaan layaknya orang pacaran. Mau pulang jam berapa aja udah nggak ada yang ngegosipin. Intinya nikah muda itu bisa bebas saling sayang tanpa batas sehelai kain dan benang, lol. Dan yang apsti nikah muda itu bisa bebas bobok cantiik berdua.hehehe


NIKAH MUDA TANPA PENGHASILAN TETAP ITU MINUS
Nikah muda itu bagus, tetapi kalau nikah muda tanpa penghasilan tetap atau belum bekerja menurut saya adalah nilai minus. Jadi sebelum memutuskan untuk menikah ada baiknya kita sudah mempunyai  incoming setiap bulannya. Memang rejeki sudah tulisan Allah, tapi kita harus tetap berikhtiar untuk mendapatkannya. Tapi jangan disamakan dengan si Alvin Faiz ya, kayaknya meskipun dia nggak kerja, incoming tetap ada secara Az-Zikra yang SPP bulanannya termasuk WOW adalah milik ayahnya dan dia bisa ikut andil di dalamnya.  Tapi semua kembali lagi kepada keputusan kita masing-masing, apakah siap untuk nikah muda ataukah ingin menikmati dunia dulu sebelum memutuskan menikah. Yang jelas selama niat awal kita  baik, akan baik juga untuk tahap-tahap selanjutnya.

Segitu aja sih dulu, terimakasih sudah sempetin waktu buat baca tulisan ini. Mau lanjut main sama si kecil dulu.
7 komentar on "Nikah Muda itu Keren (menurut saya pribadi)"
  1. Semoga alvin dan larisa samara ya.
    Menikah saat siap saja. Kalau masih muda sudah siap, silahkan. Kalau sudah usia matang belum bertemu jodoh, ya terus ikhtiar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak, amiin :)
      Betul itu mbak, menikah itu harus siap lahir dan bathin. :)

      Hapus
    2. Iya mak, amiin :)
      Betul itu mbak, menikah itu harus siap lahir dan bathin :)

      Hapus
  2. Hehe... aku termasuk pelaku nikah muda enggak ya? hehehe :)
    emang enak sii, pacaran setelah halal, beneran dah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayooo...emang nikahnya umur berapa mbak? Kalau masih dibawah 22 termasuk muda menurutku :D
      Bener mbak, nikmat ya kalau pacaran setelah halal :)

      Hapus
  3. Nikah muda asyik, boleh dan halal. Tergantung hukum jatuhnya pada msg2 orang

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan mengunjungi Sarah Yasmin's Blog, dan meninggalkan jejak komentar disini.
Silahkan tinggalkan link blog kalian, agar aku bisa berkunjung balik.

Salam ❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature