Wanita Karir# Tujuan atau Pilihan

on
Rabu, 30 Maret 2016
Menurut anda, menjadi wanita karir itu tujuan atau pilihan hidup?

Di jaman sekarang ini, sudah biasa perempuan bekerja di luar rumah atau bahasa gaulnya biasa disebut wanita karir. Sudah menjadi hal yang wajar para suami dan istri saling  berlomba untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Dan sudah pasti hasil "lomba" itu dipersembahkan untuk sang buah hati dan kebutuhan rumah tangga bersama lainnya.

Maka nggak heran juga setiap anak yang ayah dan ibunya sama-sama bekerja diluar rumah akan "sedikit" terabaikan. Betul nggak!? Mau atau nggak, terima atau nggak peduli, itulah faktanya. Karena saya sendiri mengalaminya. Dari pagi sampai sore si kecil saya titipkan di Day Care. Walaupun kenyataannya kita akan tetap mencurahkan perhatian dan kasih sayang sepenuhnya kepada anak kita, tetap akan ada waktu dimana si anak "terabaikan" oleh kita. :(

Si kecil berbaju putih, saat mendengarkan dongeng di Day Care :D

Fitrah kita sebagai seorang istri dan ibu, adalah mengurus kebutuhan suami serta menjaga dan merawat anak-anak kita dirumah. Bagaimana suami dan anak-anak kita bisa sukses dibalik peran kita sebagai istri dan ibu. Bagaimana kebutuhan mereka selalu tersedia di dalam rumah. Tetapi kembali lagi kepada peran kita yang juga sebagai "partner" suami. Rasanya nggak adil hanya suami yang bekerja keras demi mewujudkan mimpi kita  bersama. Rasanya belum adil bila hanya suami yang mengejar pundi-pundi rupiah untuk digunakan bersama. Tetapi dibalik itu semua, masing-masing berhak menentukan pilihannya sendiri, apakah ingin menjadi ibu rumah tangga seutuhnya atau diselingi dengan bekerja. Semua itu hak kita 100% berniat menjadi  "wanita karir" demi tujuan atau pilihan.


Intinya, kalau menurut aku siih. Wanita karir itu boleh.... Asal mendapat ijin atau restu dari walinya masing-masing.

Sudah sepantasnya setiap wanita yang bekerja diluar rumah harus mendapat ijin dari walinya. Kalau sudah menikah, ya harus dapat ijin dari suami. Kalau belum? ya dari orang tua atau seenggaknya dari keluarga. Karena bagaimanapun juga kodrat kita sebagai wanita adalah melayani dan menuruti perintah suami selama semua itu adalah kebaikan. :)

Menjadi wanita karir itu lelahnya minta ampun deh, etapii lebih luar biasa lagi lelahnya yang menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya. Terus gimana yang posisinya menjadi keduanya!? Ruarrrrr biasa capeknya!!! Semoga para suami mengerti, bahwa sebenarnya lebih lelah mengurus rumah dan anak daripada harus pergi ke kantor dari pagi sampai sore.Betul kan!?hehhehe Kalau nggak percaya bisa dicoba :D

Ibu itu inti keluarga. Ibu itu nggak boleh sakit. Ibu itu wajib sehat selalu :D

Nggak ada yang salah selama kita bisa tetap menomor satukan keluarga dibandingkan pekerjaan. Apapun pilihan kita, itu semua tujuannya adalah demi kebaikan.:))

#16.42 Wita, lagi suntuk di depan komputer kantor :( 






Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Terima kasih sudah berkenan mengunjungi Sarah Yasmin's Blog, dan meninggalkan jejak komentar disini.
Silahkan tinggalkan link blog kalian, agar aku bisa berkunjung balik.

Salam ❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature