Anak Usia Toddler terkadang bisa membuat para Bunda menjadi Momster

on
Kamis, 24 Maret 2016
Hampir semua orang tua pasti paham bagaimana anak usia toddler benar-benar mampu menguras energi kita. Terkadang dalam hitungan detik saya bisa berubah menjadi momster saat menghadapi si buah hati yang saat ini berusia 2 tahun lebih 1 bulan ini.
Selain dibutuhkan extra kesabaran, menghadapi anak usia toddler juga harus mempunyai jiwa pengajar yang baik, karena di usia tersebut mereka sangat suka meniru.

si buah hati saat ini berusia 2 tahun


Usia toddler adalah usia 1-3 tahun (kurang lebihnya). Semua anak usia toddler adalah individu yang benar-benar aktif dan tentunya nggak bisa duduk manis. Mereka ingin selalu diperhatikan dan akan marah jika kita cuek padanya. Mereka adalah individu kecil yang keras kepala dan belum mengetahui akan bahaya. Selalu bertanya dengan pertanyaan yang diulang-ulang. Seperti anak saya ini, setiap nonton tv dan saatnya sponsor "bunda, apa tu?" beralih ke sponsor yang lain "apa tu?" dan seterusnya akan bertanya seperti itu. Jangan sampai nggak jawab, kalau nggak mau kena cubit dan denger teriakannya. :D Tapi selalu saya jawab dan arahkan dia agar  puas dengan jawabannya.

Saat melihat anak tidur, disitulah muncul berbagai kekecewaan terhadap diri sendiri. Yang terkadang nggak bisa nahan amarah liat tingkah nyebelinnya. Padahal saat aku pandangi, dia tidak lebih dari anak kecil yang berwajah damai seperti malaikat serta menjadi penyemangat hidup :)
Yap, harus bisa lebih sabar lagi dan terus belajar menjadi orang tua yang baik. Untuk menjadi orang tua tidak ada sekolahnya, maka sampai kapanpun kita akan terus belajar menjadi seorang ibu dan ayah yang baik.

Anak usia toddler memiliki banyak varian sikap. Tinggal gimana kita sebagai ibu  yang harus cepat tanggap. Contohnya anak  saya sekarang sudah nggak mau disuapin, maunya makan sendiri, walaupun setelahnya saya harus bersihin butiran nasi yang ada dimana-mana. Dia selalu menunjukkan kemandiriannya. Oya anakku juga sensitif syekali. Intinya siih Anak usia toddler itu ingin selalu di anggap, dan tentunya dianggap nomer satu yaa.hehhehe

kalau naik sepeda nggak boleh dipegangin


Terus kita sebagai seorang Ibu harus melambaikan tangan ke arah kamera dan bilang "nggak kuat" gitu!? Bagaimanapun sikap anak-anak kita, kembali lagi kepada kita sebagai orang tua, apakah kita sudah mendidik mereka menjadi baik.

Supaya nggak terlalu stress, meskipun udah jadi emak-emak, nggak ada larangan buat manjain diri lho. Bahasa gaulnya "Me Time" gitu deh. Dengan aktivitas yang seabrek mulai dari cuci baju, piring, setrika, masak, sampai ngurus anak, belum lagi jadi karyawan kantor dari pagi sampai sore. Trus kita nggak peduli sama diri kita sendiri gitu. Hello !! Paling nggak sebulan sekali kita pergi ke salon buat spa atau hanya sekedar creambath ato maskeran yang bisa membuat kita santai sejenak. Apalagi kalau punya suami yang pengertian dan paling nggak 2 minggu sekali ngajak jalan-jalan. Serasa sempurna "Me Time" yang kita miliki. :)




#sampai disini dulu ya, ditulis saat senggang, lagi-lagi pada saat jam kantor 16.30 WITA :) :D










3 komentar on "Anak Usia Toddler terkadang bisa membuat para Bunda menjadi Momster"
  1. Memang harus sedia sabar banyak-banyak ya Maak. Kalo ngga sabar ntar kita berubah jadi momster. Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bener bgt maak, harus punya banyak stok sabar dan perhatian :))
      Hiihii emank terkadang bisa brbh jadi momster sesaat. XD
      mksii mak adriana :))

      Hapus
  2. Semua itu masa mbak, akan ada masanya nanti gantian kita yang bikin mereka mesti ekstra sabar, hehehe

    Salam,
    Ara

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan mengunjungi Sarah Yasmin's Blog, dan meninggalkan jejak komentar disini.
Silahkan tinggalkan link blog kalian, agar aku bisa berkunjung balik.

Salam ❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature