Image Slider

Juara Adalah Prestasi Anak Atau Ambisi Mama

on
Selasa, 07 Mei 2019


Itu adalah piala kenang-kenangan yang diberikan untuk semua murid kelompok A saat acara pelepasan kemarin. Tak terasa sebentar lagi si Kakak naik kelas ke Kelompok B. Akan semakin banyak lagi ilmu  yang akan dia terima. Semakin luas lingkup sosialnya, maka akan semakin banyak pula pengalaman yang didapat.

Apabila kita perhatikan, semenjak dini anak sudah mulai dikenalkan dengan kompetisi. Tujuannya membuat anak lebih bersemangat dan memiliki mental yang kompetitif. Siapa yang tidak senang apabila anak kita mendapat juara, sudahlah pasti ada perasaan senang dan bangga.
Tetapi tanpa kita sadari, terkadang prestasi anak malah menjadi ambisi bagi orang tua.

Bayangkan, bagaimana perasaan anak apabila mengetahui prestasinya adalah ambisi orang tuanya. Anak akan selalu berusaha supaya menjadi juara agar orang tuanya bangga. Yang dia tau, apabila tidak pintar atau tidak juara, orangtuanya akan kecewa sehingga bukan tidak mungkin perasaannya akan tertekan dan takut melakukan kesalahan. Padahal kesalahan adalah pembelajaran, bukan hukuman.

Ayah Bunda, jangan jadikan prestasi anak kita sebagai ambisi. Jangan jadikan Peringkat atau Rangking Kelasnya sebagai suatu keharusan. Jangan pernah tuntut anak kita supaya menjadi juara, tapi ajarkan mereka supaya memiliki tanggung jawab dan kepercayaan diri. Berikan mereka kebebasan dalam memilih dan berpendapat.

Apabila anak adalah panah, maka kita sebagai orang tuanya adalah busur yang bertugas mengarahkan dan memberikannya dorongan serta semangat. Perhatikanlah bidang apa yang disukai, disitulah tugas kita untuk memfasilitasi dan mengarahkannya.

Di usia Tk, biasanya orang tua akan mendaftarkan anaknya di bimbel atau sejenisnya. Tujuannya agar anak anak semakin pintar dan menguasai suatu bidang pelajaran.

Bagi saya pribadi, semenjak Kakak sekolah Tk saya belum pernah mendaftarkannya di bimbel manapun. Pun belum ada keinginan untuk itu. Saya tidak pernah mengharuskannya pintar atau juara dalam suatu bidang. Apabila ada kompetisi atau tugas, saya cukup mengatakan
" Semangat, Kakak pasti bisa" 
Karena di usianya yang masih 5 tahun, bermain adalah jiwanya. Dan saya tidak ingin membatasinya dengan jadwal-jadwal bimbel rutin.

Mungkin memang banyak yang senang mendaftarkan anak-anaknya di bimbel, karena memang setiap orangtua memiliki pemikiran yang berbeda. Selama sang anak merasakan nyaman dan memang senang dengan jadwal bimbel yang diikutinya, why not. Kita tetap harus mendukung dan memfasilitasinya. Semoga semua anak-anak kita dapat menggali bakat sesuai dengan minatnya. Dan bakat itu tidak melulu di bidang Akademis, karena terkadang ada anak yang lebih unggul dalam bidang non-akademisnya.

Jadi, apapun bakat dan minat anak. Mari kita dukung penuh. Jadikan gelar juara yang didapat sebagai prestasi utuh miliknya, tanpa membumbuinya dengan ambisi. 

Gimana Ayah Bunda, sudahkah kalian mengetahui di bidang apa bakat sang anak?
Yuk, kita sharing :))


Salam,

Serunya Jadi Pizza Maker Junior di Pizza Hut

on
Senin, 06 Mei 2019


PIZZA HUT - PIZZA MAKER JUNIOR

Pastinya kita semua sudah sering mendengar tentang Program Pizza Maker Junior nya Pizza Hut kan ya? Program ini sangat menarik, bertujuan untuk mengenalkan makanan khas Itali kepada anak-anak.
Terlebih makhluk mungil nan lucu yang disebut anak-anak ini, oleh Tuhan di anugrahkan rasa keingintahuan yang tinggi untuk mengasah akal mereka. Sehingga mereka sangat excited bisa bermain peran menjadi Koki Cilik di dapur Pizza Hut.


BIAYA DAN SYARAT PENDAFTARAN

Hari Minggu kemarin, si Kakak dan teman-temannya ikut kegiatan Pizza Maker Junior. Kami memilih Gerai Pizza Hut yang berada di Jalan Diponegoro. Sehari sebelumnya, saya sudah melakukan reservasi dan memilih waktu pada jam 09.00 pagi.
Biasanya untuk waktu, pihak Pizza Hut akan memberikan pilihan Pagi (08.00 - 10.00) dan Sore (14.00 -16.00). Mungkin pada jam tersebut adalah low season mereka. Untuk usia minimal anak adalah 4 tahun. Tetapi melihat kondisi juga, kalaupun dibawah usia empat tahun tetapi sudah bisa mengikuti intruksi sangat diperbolehkan. Terbukti salah satu dari teman si Kakak berusia 2,5 tahun. Dan untuk bisa mengikuti program ini anak-anak harus berkelompok, minimal 10 orang.

Pizza Hut memberikan dua pilihan menu untuk Pizza Maker Junior.
  1. PMJ Standart IDR 42,000,-
  2. PMJ Plus IDR 55,000,-
Dalam menu PMJ Standart anak-anak akan mendapatkan Topi, Personal Pan Pizza, Ice Lemon Tea, Goodie Bag, dan Sertifikat. Dan akan ada tambahan Ice Cream dengan Pilihan Toping bebas di Menu PMJ Plus.

Biaya tersebut sangatlah worth it untuk pengalaman dan keseruan yang didapat oleh anak-anak.


Sertifikat dan Buku Mewarnai

LETS START BE THE PIZZA MAKERS!

Jadi sebelum memasuki dapur, anak-anak akan diberikan Apron (penutup kepala), topi, dan celemek. Apabila sudah lengkap, barulah mereka berbaris rapi menuju dapur Pizza Hut. Setelah masuk, cuci tangan dulu dan setelahnya dipakaikan sarung tangan plastik.




Setelah semua perlengkapan digunakan. Mereka akan langsung dibimbing untuk membuat personal pan pizza Meat Lovers. Sebenarnya mereka tinggal menyusun topingnya saja karena untuk adonan pizza sudah disiapkan di atas pan masing-masing. Setelah mereka selesai menyusun Topping, maka pizza siap untuk di Oven. Daan tugas mereka selesai, waktunya keluar dapur menuju Ruangan Pizza Maker Junior. Duduk manis menunggu pizza datang.


Pizza siap untuk di Oven




MARI MAKAN !

Sembari menunggu, anak-anak diberikan Ice Lemon Tea. Nggak butuh waktu lama untuk menunggu, Personal Pan Pizza datang dan siap dinikmati. Mereka Happy Dong!!

Personal Pan isinya 4 slice. Dan saya nggak kaget kalau punya si Kakak habis tak tersisa. Dasar Bocah penggemar pizza. Sementara teman-teman lainnya pada take away karena nggak habis.

Setelah selesai menikmati Pizza, mereka disuguhi Ice Cream. Wajah mereka tertawa puas, terlebih bebas pilih dan ambil topping sendiri.

Sementara anak-anak menikmati Menu Pizza Maker Junior di dalam ruangan mereka. Kami emak-emak  juga asyiik menikmati Pizza sambil bertukar pikiran dan berbicara tentang ide-ide  kami.

Karena kata Bunda Guru Kakak disekolah :
  1. Orang Besar berbicara tentang Ide
  2. Orang Biasa berbicara tentang Kejadian
  3. Orang Kecil berbicara tentang Orang Lain
Dan kami ingin menjadi orang Besar. Karena kami doyan makan. *Ehh

Sekian pengalaman Kakak mengikuti Program Pizza Making Junior di Pizza Hut.

Gimana, kalian tertarik!? 
Buruan, langsung reservasi di Gerai Pizza Hut terdekat di kota kalian.



Salam,

Keuntungan Investasi Emas Batangan

on
Senin, 29 Oktober 2018

ANTAM

Emas batangan menjadi salah satu investasi yang paling digemari sampai saat ini. Emas memiliki nilai tinggi sebagai Logam Mulia. Selain sifatnya yang hampir sama dengan uang tunai, emas batangan juga bisa dijadikan investasi jangka panjang. Nggak perlu takut, karena harga emas batangan juga cenderung stabil dan bertahan dari arus inflasi, kalaupun mengalami penurunan harga, waktunya pun nggak lama. Beda dengan investasi uang kertas yang akan terus tergerus dengan inflasi.

Disarankan untuk membeli Emas batangan di Pegadaian atau di ANTAM, untuk menjaga keamanan dan kualitasnya.


ANTAM
Kita juga bisa memulai investasi emas batangan sesuai budget yang kita miliki. Karena kalau di PT Aneka Tambang atau yang biasa dikenal dengan ANTAM menyediakan emas dalam beberapa pecahan satuan gram, yaitu 0.5, 1, 2, 3, 5, 10, 25, 50, dan 100.

Secara berkala ANTAM mengikuti Proficiency Test dan Proactive Monitoring Test yang diselenggarakan LBMA ( London Bullion Market Association) untuk meningkatkan akurasi pengujian / assaying, sehingga semua produk emas ANTAM memiliki ketepatan kadar sesuai dengan sertifikat yang dikeluarkan. Dan dengan sertifikat tersebut, emas batangan ANTAM bisa dijual ditoko emas manapun tanpa diragukan lagi keamanan dan kualitasnya.

Kelebihan emas batangan logam mulia dibandingkan dengan emas perhiasan adalah kemurnian kadarnya dengan puritas tertinggi 999,9% serta bentuknya yang memang batangan sehingga tidak perlu ganti-ganti model mengikuti tren seperti halnya emas perhiasan.

 
APA AJA SIH KEUNTUNGAN INVESTASI EMAS

1. Dapat dicairkan atau dijual dengan mudah. Apabila kita sedang butuh uang cepat bisa dengan mudah untuk menjualnya. Beda dengan kalau kita investasi properti yang harus menunggu laku terjual atau investasi reksadana yang memiliki waktu tunggu. Dan menurut saya, lebih enak membeli emas dengan pecahan kecil agar saat menjualnya kita bisa menjual sesuai kebutuhan.

2. Bebas Riba, ini cocok untuk investor yang berusaha menjauhi riba dengan catatan emas dibeli dengan uang tunai.

3. Bisa dijadikan Jaminan, kalau kita butuh uang mendadak dan tidak ingin menjualnya, emas batangan ini bisa dijadikan jaminan di pegadaian. Dan nilainya pun masih relatif dibandingkan kita menggadaikan benda lainnya, misal elektronik.

4. Harga emas selalu naik, semisal jika tahun ini kita membelinya dengan harga 680 ribu, maka di tahun depan kita bisa menjualnya di harga 780 ribu. Lumayan kan selisihnya dikali jumlah gram yang kita miliki.

5. Waktu yang Fleksibel, mau dijual kapanpun atau disimpan selama apapun bisa. Sama seperti uang kertas sih, cuman bedanya kalau emas tidak segampang  uang tunai atau uang di ATM. Butuh effort lebih untuk pergi menjualnya ke tempat penjual emas, sehingga kita tidak akan menjualnya kalau tidak benar-benar perlu.Nggak seperti uang tunai atau uang di ATM yang sangat dengan mudah menggunakannya, tinggal ambil didompet atau tinggal gerakin jari untuk klik M-Banking. Iya kan!?

Itu dia beberapa keuntungan investasi emas menurut saya. Yuk, investasi emas mulai sekarang.

DayCare Membantu Anak Lebih Percaya Diri dan Mandiri

on
Rabu, 18 Juli 2018


Hai Ayah, Bunda! Ngerasain juga nggak, Di  Bulan Juli ini banyak moment-moment bahagia? Khususnya bagi para orang tua yang anak-anaknya mulai bersekolah di tahun ajaran baru tahun ini seperti saya. Alhamdulillah, bulan ini si Kakak mulai bersekolah di Taman Kanak-Kanak (TK).

Tanggal 16 Juli kemarin, menjadi hari pertama saya mengantar si Kakak sambil menemani semua aktivitasnya di sekolah. Selama 2 jam lebih saya berada di areal sekolah sambil menggendong si Adek. Betah dan bahagia, serta terselip perasaan bangga melihat si Kakak yang sedang bermain bersama temannya yang sama-sama mengenakan seragam sekolah. Demi mengantar dan nungguin si Kakak masuk sekolah di hari pertamanya, saya ambil cuti di tempat kerja.

Bagi saya, hari pertama sangat penting untuk kita sebagai orang tua ikut menemani. Karena di hari pertama itu, kita bisa ikut mengenal lingkungan sekolahnya seperti; ruang kelas, guru, teman-teman, sesama wali murid, serta hal-hal baru lainnya tentang sekolah si anak. Jadi besok kalau si Kakak cerita tentang pengalamannya di sekolah, saya nyambung dan bisa ngebayanginnya. Maklum, ijin cuti hanya di hari pertama aja. Selebihnya, hanya bisa antar dan pulangnya akan langsung dijemput oleh mbak di DayCare nya.

Lho? Iya, meskipun sudah bersekolah Tk si Kakak masih tetap di DayCare, bareng sama Adeknya. Karena saya dan suami sama-sama kerja, jadi DayCare pilihan terbaik bagi kami.


Baca Juga : Ketika Pra Sekolah Membuat Si Todler Menjadi Mandiri dan Pintar


Sudah sejak usia 1 tahun, si Kakak saya titipin sekolahin di DayCare. Dan saat ini, usianya sudah 4 tahun 5 bulan. Alhamdulillah, baik-baik saja bahkan lebih mandiri dan percaya diri. Pengalamannya selama 3 tahun di DayCare menjadi bekal untuk si Kakak bersekolah Tk. Terbukti di hari pertama sekolah, dia menunjukkan bahwa dia memang sudah siap bersekolah.

Di hari kedua, sudah nggak minta ditungguin lagi. Meskipun sebagai ibunya, saya pengennya selalu nungguin di depan kelas sampai dia pulang, ingin selalu ada saat dia membutuhkan, pokoknya ingin selalu jadi orang nomer satu bagi dia. Tetapi kalau kita sebagai orang tuanya nggak percaya dan nggak ikhlas sama pihak sekolah, gimana si anak bisa benar-benar mandiri. Ya Kann?

Lingkungan dan kebiasaan juga mempengaruhi sikap mandiri dan kepercayaan diri sang anak. Meskipun nggak semua orang tua setuju anak dititipkan di DayCare, tetapi saya pribadi sangat terbantu dengan adanya DayCare. Selain lebih percaya diri dan mandiri, anak juga cepat dalam bersosialisasi.

Anak-anak dipercayakan ke DayCare bukan karena orang tua nggak sayang ataupun nggak perhatian. Tetapi karena setiap orang tua memiliki cara pandang yang berbeda dan setiap keluarga mempunyai kebutuhan dan impiannya masing-masing. Terimakasih DayCare, karena dukunganmu si Kakak sudah siap untuk bersekolah Tk dari hari pertamanya.

Gimana Ayah, Bunda! Ada yang anaknya dari kecil di DayCare juga? Atau ada yang sedang menikmati moment sama seperti saya? Bagi cerita yuuk.



Salam Cinta,

"So Good" Menu Pelengkap Gizi Seimbang Kesukaan Anak

on
Rabu, 14 Maret 2018

Menjaga menu dan pola makan anak yang sedang dalam masa pertumbuhan seusia anak pertama saya itu sangatlah penting. Syukurnya anak saya doyan makan, jadi nggak perlu ada adegan ngerayu agar dia mau makan. Tapi doyan makan aja nggak cukup, sebagai orang tua saya juga harus memperhatikan dan menyiapkan agar menu yang dia makan setiap harinya sudah memenuhi pedoman menu piring gizi seimbang.

Custom Post Signature